81 Panwascam Aceh Utara di Bekali Ilmu Pengawasan Netralitas ASN Pemilu 2024


ACEHSATU.COM | Lhoksukon – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Aceh Utara melaksanakan Sosialisasi dan implementasi peraturan dan non peraturan Bawaslu kepada 81 orang Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Se – Kabupaten Aceh Utara Yang dilaksanakan di hotel Diana pada Jumat 25 November 2022 dengan tema “Bersama rakyat awasi pemilu bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu”.

Dalam kegiatan tersebut Bawaslu Aceh Utara menghadirkan dua narasumber yaitu Dosen Fisip Universitas Malikulsaleh Teuku Muzaffarsyah, dan Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Aceh Utara Syarifuddin.

Tema yang diangkat tentang netralitas ASN dalam menghadapi Pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 mendatang.

Yang menjadi salah satu objek yang diawasi oleh jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dalam penyelenggaraan Pemilihan serentak.

Acara tersebut di buka oleh T. Yurherli anggota Komisioner Bawaslu Aceh Utara yang ikut di dampingi oleh dua Komisioner Bawaslu Aceh Utara yaitu Safwani dan Muhammad Nur Furqan.

Mewakili Ketua Bawaslu Aceh Utara Yusriadi yang sedang dinas luar bersama dengan anggota Komisioner Bawaslu Aceh Utara Zulkarnain.

Muhammad Nur Furqan selesai Acara Kepada Acehsatu.com menyampaikan bahwa materi hari ini yang disampaikan kepada 81 orang Panwascam Se Aceh Utara merupakan materi yang sangat penting dimana ASN, dan TNI / Polri merupakan salah satu objek yang diawasi oleh jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dalam penyelenggaraan Pemilihan serentak sesuai dengan dengan amanah undang-undang.

“ASN tidak boleh menjadi anggota partai politik. Ini semata demi menjaga netralitas dan profesionalisme ASN.

Kalau masuk parpol ASN menjadi tidak netral lagi. Jadi dikunci dalam UU No. 5 Tahun 2014: ASN tidak boleh menjadi pengurus parpol,” jelasnya

Lanjut nya kenapa ASN menjadi salah satu objek pengawasan dimana berdasarkan data dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), pada Pilkada 2020 terdapat 917 pelanggaran netralitas ASN.

“Terdiri dari 484 kasus memberikan dukungan kepada salah satu paslon di media sosial. Sedangkan 150 kasus menghadiri sosialisasi partai politik. Kemudian, 103 kasus melakukan pendekatan ke parpol.

Sebanyak 110 kasus mendukung salah satu paslon, dan 70 kepala desa mendukung salah satu paslon”, Sebut Muhammad Nur Furqan atau yang Akrab disapa Yahqan.

Dirinya juga menekankan kepada Panwascam agar selalu mengawasi dan melaksanakan tugas sesuai dengan aturan yang ada agar terwujud nya pemilu yang berkeadilan di tahun 2024 mendatang.

Bersama rakyat awasi pemilu bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu, tutup Muhammad Nur Furqan.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Aceh Utara Syarifuddin dalam paparanya menyampaikan agar setiap ASN berhati-hati jangan sampai netralitas nya terganggu dalam pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2024 mendatang .

Apabila kedapatan maka sangsi yang bisa diberikan bisa berupa penurunan pangkat satu tingkat, penundaan kenaikan pangkat bahkan sampai dengan pemberhentian dengan tidak hormat.

Dan itu semua tentunya tergantung kesalahan yang dilakukan oleh ASN dan itu semua di atur oleh undang-undang.

Selain itu itu dirinya juga mengatakan bahwa pelanggaran yang paling rentan dilakukan adalah melalui media sosial.



ACEHSATU