Polisi Gerebek Rumah Seorang Wanita di Lhokseumawe Kedapatan Menyimpan Sabu


ACEHSATU.COM | Lhokseumawe – Sebanyak enam tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara kembali berhasil diringkus oleh Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lhokseumawe.

Dari enam tersangka itu satu di antaranya adalah tersangka E (28), seorang wanita asal Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara.

Saat dilakukan penangkapan oleh Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Lhokseumawe pada hari Senin tanggal 7 November 2022 lalu sekitar pukul 19.00 WIB, E berada di sebuah rumah.

Rumah tersebeut beralamat di Dusun Rancong, Desa Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto melalui Kasat Res Narkoba Iptu M Hadimas STrK menjelaskan awalnya Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Lhokseumawe mengamankan lima orang pelaku.

Mereka adalah H (28) warga Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, S (40), M (31), R (32) warga Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, kemudian J (36) warga Kecamatan Dewantara.

Bersama kelimanya berhasil diamankan barang bukti sabu seberat 156 gram.

Selanjutnya tim opsnal melakukan penggeledahan kembali di sekitar TKP untuk memastikan ada barang bukti lainnya.

“Uniknya ditemukan kembali salah seorang tersangka wanita yang sempat tidak diketahui keberadaannya, dikarenakan tersangka E bersembunyi di belakang lemari baju di salah satu kamar yang lampu kamarnya dalam keadaan mati,” jelas Iptu M Hadimas.

Kemudian sambungnya, tim dikagetkan keberadaan tersangka E dikarenakan setelah 30 menit di lokasi dan tim sudah berulang kali mengecek kamar tersebut.

Namun, tidak ditemukan TSK ataupun barang bukti lain. “Dalam keadaan gelap dengan bermodalkan senter tangan, akhirnya tim Opsnal Sat Narkoba Polres Lhokseumawe dikagetkan oleh beberapa helai rambut yang berada di belakang sebuah lemari besar,” ceritanya.

Lalu sambung Kasat Res Narkoba, secara spontan tim Opsnal terkejut di belakang lemari baju tersebut didapati satu orang perempuan yaitu E. Petugas juga menemukan satu bungkus paket diduga narkotika jenis sabu di kaki E.

“Selanjutnya seluruh TSK beserta barang bukti dibawa Ke Polres Lhokseumawe untuk proses lebih lanjut,” demikian Iptu M Hadimas.

Sementara kronologis penangkapan kelima tersngka lainnya pada Senin (7/11/2022), Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lhokseumawe menerima informasi dari masyarakat bahwa di sebuah rumah di desa tersebut sering ada transaksi narkoba.

Baca juga: Tersangka Bersembunyi di Dalam Lumpur Sawah, Polres Lhokseumawe Ringkus Lima Pengedar Sabu “Dari pengakuan tersangka, barang ini diperoleh dari F (DPO) dengan tujuan untuk diperjual-belikan keadaan orang lain,” bebernya.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, lanjutnya, personel juga mengamankan barang bukti lain berupa satu buah timbangan digital, satu pak plastik transparan berles warna merah, satu buah bong (alat hisap sabu) dan enam unit ponsel.

“Tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 112 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta denda Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar,” pungkasnya.



ACEHSATU