PT AAK Bersama Sejumlah Mitra Garap Proyek Penyulingan Air Laut Jadi Air Tawar di Aceh Utara


ACEHSATU.COM | Aceh Utara – PT Aceh Asia Kapital (AAK) bersama sejumlah mitra melakukan penandatanganan Joint Development Agreement (JDA) dan Kick Off Meeting Pengembangan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) pada Selasa, (22 /11/2022), di area Pelabuhan Umum Krueng Geukueh, Aceh Utara.

Untuk diketahui, Pelabuhan Krueng Geukueh merupakan bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe.

Proyek yang akan digarap oleh PT AKK bersama sejumlah mitranya ini berupa penyulingan air laut ini menjadi air tawar/air bersih sehingga layak dikonsumsi.

Kerja sama ini dilakukan PT Asia Kapital bersama sejumlah konstituen, seperti Akuo, Mascara, Pelindo, Patriot, dan pihak Pemkab Aceh Utara.

“Kami dari Disperindag Aceh Utara sangat mendukung sistem instalasi air bersih. Apalagi ini merupakan sistem penyulingan air laut menjadi air bersih, dan kita harap dua-duanya bisa, yaitu air bersih dan air minum.

Dan juga kita harapkan, hasil dari sistem penyulingan ini ramah lingkungan dan juga bisa bermanfaat bagi penduduk sekitar,” ujar Kadis Perindag Aceh Utara, Iskandar.

Perwakilan PT Akuo Energy Prancis di Indonesia, I Komang Adi Aswantara mengatakan, pihaknya berharap adanya dukungan dari Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK dan Pemkab setempat atas proyek yang akan dilaksanakan ini yang manfaatnya akan dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya Aceh Utara.

“Target dalam penyulingan ini adalah 70 m3 per jam dan sekitar 50 ribu m3 per bulan. Adapun tenaga kerja, pada tahap konstruksi akan dibutuhkan sekitar 30 orang, tetapi hanya akan menampung tidak lebih dari 10 orang pada tahap pengoperasiannya.

Hal itu karena proyek ini masuk kategori low maintenance dan memiliki sistem yang cukup efisien,” tambah I Komang.

Proyek penyulingan air laut ini masih pada tahap uji kelayakan. Adapun investor awal yang mendanai proyek ini adalah PT Akuo yang berbasis di Paris, Prancis.

“Dengan adanya investor dari Prancis ini, kita harap mampu menarik minat investor-investor lain, baik dari Prancis maupun negara-negara Eropa lainnya.

Sehingga investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe dapat berkembang lebih maju ke depannya,” ujar Hasaballah, Komisaris PT Aceh Asia Kapital kepada Serambinews.com melalui telepon Rabu (23/11/2022) pagi.



ACEHSATU