Tak Terima Di PAW, Irwanda Ajukan Surat Keberatan Kepada Mahkamah PA Dan KIP Aceh Timur

PAW anggota DPRK Aceh Timur
PAW Irwanda Berbuntu Panjang

ACEHTIMURSATU.COM | ACEH TIMUR – Merasa Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap dirinya sendiri oleh DPA-PA dengan alasan yang tidak jelas dan mengada-ngada, Irwanda tak terima dan kuasa kepada kuasa hukumnya untuk mengajukan surat surat. 

Seperti dilansir RILIS.NET, Anggota DPRK Aceh Timur dari Fraksi Partai Aceh Irwanda Hamzah mengajukan surat kepada Mahkamah Partai Aceh (Tuha Peut), serta telah menyurati KIP Aceh Timur terkait Pergantian Antar (PAW) terhadap dirinya.

Pernyataan itu disampaikan oleh Irwanda melalui kuasa hukumnya Muslim A gani kepada RILIS.NET pada Kamis (21/4/2022).

Muslim A gani SH mengaku baru surat kuasa sebagai Kuasa Hukum Irwanda kemarin sore, tanggal 20 April 2022, terkait Surat Keputusan DPA-PA No.202/KPTS/DPA/4/2022. Tentang Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Saudara Irwanda sebagai Anggota DPRK Aceh Timur Periode 2019-2024.

“Perlu kami informasikan klien kami baru mengetahui adanya Surat Keputusan tersebut kemarin siang, dan telah membaca isinya sehingga kami mengambil langkah dengan menyurati KIP Aceh Timur, terkait Surat DPW PA tentang Pergantian Antar Waktu (PAW) No.16.AT/3.7/IV/ 2022 tanggal 19 April 2022,” kata Muslim A gani.

Direktur Eksekutif Aceh Legal Consul (ALC) ini juga menambahkan, Seharusnya dengan turunnya surat DPA-PA terlebih dahulu telah menerimanya.

“Sehingga kami berhak untuk mengajukan keberatan kepada Mahkamah Partai Aceh (Tuha Peut) terkait dengan pertimbangan DPA-PA untuk melakukan recall kepada klien. Namun, kami tetap mengajukan keberatan ke Mahkamah Partai Aceh,” terang A gani.

Seiring surat DPW-PA Aceh Timur kepada Ketua DPRK Aceh Timur tentang PAW tambah Muslim, mengingat sikap diam DPW-PA Aceh Timur terlebih dahulu mengantisipasi dengan menyurati KIP tanpa menunggu Surat dari DPRK Aceh Timur kepada KIP Kabupaten Aceh Timur.

“Perlu kami tegaskan, alasan-alasan Pergantian Antar Waktu, ini terlalu mengada-ngada, seharusnya Sekretaris dewan itu jujur, mengapa klien kami tidak masuk kantor, dia kan bahkan membantu musibah yang menimpa klien kami, ada vidio, foto dan rekam medis lengkap jadi bukan mengada-ngada atau sengaja,” tegasnya.

Oleh karena itu, Muslim turut meminta semua pihak agar menghormati proses yang sedang berjalan. “Semua pihak kami minta kita hormati proses yang sedang berjalan baik dari DPW-PA dan atau Klien kami melalui Kuasa Hukumnya,” Pungkas Muslim A gani. []